Jumat, 07 Juli 2017

Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat, seperti komputer / laptop / printer / dan alat komunikasi lain) yang terhubung dalam sebuah jaringan. Lapisan-lapisan komunikasi data biasanya menggunakan standar OSI. Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for Open Networking adalah sebuah model arsitektur jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standarization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari (Open System Interconnection). Model ini disebut juga dengan "Model Tujuh Lapis OSI" (OSI Seven Layer Models).
b.     Rumusan Masalah
            Dari uraian latar belakang di atas, beberapa permasalahan yang akan dibahas pada makalah ini adalah:
1.      Apa definisi Media Transmisi?
2.      Apa media transmisi yang termasuk jenis media transmisi Guided?
3.      Apa media transmisi yang termasuk jenis media transmisi Unguided?
c.      Tujuan
Adapun yang menjadi tujuan dari penulisan makalah ini adalah:
1.      Mengetahui definisi Media Transmisi.
2.      Mengetahui media transmisi yang termasuk jenis media transmisi Guided.
3.      Mengetahui media transmisi yang termasuk jenis media transmisi Unguided
d.     Manfaat Penelitian
  Bagi Penulis
1.             Untuk menambah pengalaman dan pengetahuan lebih bagi Penulis tentang Media Transmisi.


Definisi Media Transmisi
Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data. Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.
Karakteristik media transmisi ini bergantung pada jenis alat elektronika, data yang digunakan oleh alat elektronika tersebut, tingkat keefektifan dalam pengiriman data, dan ukuran data yang dikirimkan. Jenis media transmisi ada dua, yaitu Guided dan Unguided. Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel. Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang
B.     Jenis Media transmisi Pada Jaringan Komputer
media transmisi pada jaringan komputer itu ada 3 jenis :
1. Copper Media atau sering dikenal dengan media tembaga ( Guided )
2. Optical Media atau Media Optik
3. Wireless Media atau Media tanpa menggunakan kabel ( Unguided )

1.    Media Transmisi Guided (SOFTWIRE)
a.    Copper Media ( Media Tembaga )
            Copper Media ialah media transmisi yang terbuat dari bahan tembaga, atau biasa disebut dengan ” Kabel “ . Data yang dikirim lewat kabel ini bentuknya berupa sinyal sinyal listrik ( tegangan atau arus ) Digital.
Berikut ialah jenis jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer :
Keuntungan menggunakan kabel STP adalah lebih tahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik baik dari dari dalam maupun dari luar. Kekurangannya adalah mahal, susah pada saat instalasi (terutama masalah grounding), dan jarak jangkauannya hanya 100m1. koaksial
2. STP
3. UTP
b.    Coaxial Cable ( Kabel Koaksial )
Kabel ini sering digunakan sebagai kabel antena TV. Disebut juga sebagai kabel BNC (Bayonet Naur Connector). Kabel ini
merupakan kabel yang paling banyak digunakan pada LAN, karena memiliki perlindungan terhadap derau yang lebih tinggi, murah, dan mampu mengirimkan data dengan kecepatan standar .Ada 2 jenis yaitu RG-58 (10Base2) dan RG-8 (10Base5 ). Ada 3 jenis konektor pada kabel Coaxial, yaitu T konektor, I konektor (socket) dan BNC konektor.
Keuntungan menggunakan kabel koaksial adalah :
·         Harganya cukup murah
·         Jangkauannya cukup jauh.
Kekurangannya adalah :
·         susah pada saat instalasi.
·         Untuk saat ini kabel koaksial sudah tidak direkomendasikan lagi intuk instalasi jaringan
Berikut contoh gambar dari kabel koaksial :

c.     Kabel Twisted Pair
Twister Pair ini ada dua keluarga, pertama STP dan kedua ialah UTP. Yang ngebedainnya cuma yang STP ada pelindungnya buat biar ga interferensi satu lagi ga ada pelindungnya jadi agak rentan. yuk kita bahas aja kelebihan dan kekurangannya masing masing
STP ( Shield Twisted Pair )

berikut Gambarnya :

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihxWhZs9RdxnGj44c6b7P3HA0998-JT159qTvicJlGNGKup9r20CKIgVWSDQeOpAEZVMI7yml0c4qwB2Yx5LFnNbUzznjDl27eTZxyNFbhXcT2FYWa_LuZdiKxjHVlDE-kdZgEwrec0Pc/s1600/D.pngDescription: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgT_i9KGrB56ccnuzisjoBAASh270XrYtRwr3pLX2QAqOHkxabPOet726Z-h82E9aJKZZItkUF76QhLHae7ToyXGrMKTAiT7KGoHorAiOORVmL-Pn0o7U5Zk4hKf6vkvssunMFNfa9231g/s1600/C.jpg
UTP ( UnShielded Twister Pair )
Keuntungan menggunakan kabel UTP adalah murah dan mudah diinstalasi. Kekurangannya adalah rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik, dan jarak jangkauannya hanya 100m
Ada beberapa kategori untuk kabel Twisted Pair, yaitu :
Kategori 1 (Cat-1).
Umumnya menggunakan konduktor padat standar AWG sebanyak 22 atau 24 pin dengan range impedansi yang lebar. Digunakan pada koneksi telepon dan tidak direkomendasikan untuk transmisi data.
Kategori 2 (Cat-2).
Range impedansi yang lebar, sering digunakan pada sistem PBX dan sistem Alarm. Transmisi data ISDN menggunakan
kabel kategori 2, dengan bandwidth maksimum 1 MBps.
Kategori 3 (Cat-3).
Sering disebut kabel voice grade, menggunakan konduktor padat sebanyak 22 atau 24 pin dengan impedansi 100 Ω dan
berfungsi hingga 16 MBps. Dapat digunakan untuk jaringan 10BaseT dan Token Ring dengan bandwidth 4 Mbps.
Kategori 4 (Cat-4).
Seperti kategori 3 dengan bandwidth 20 MBps, diterapkan pada jaringan Token Ring dengan bandwidth 16 Mbps.
Kategori 5 (Cat-5).
Merupakan kabel Twisted Pair terbaik (data grade) dengan bandwidth 100 Mbps dan jangkauan transmisi maksimum 100 m. Media lain pendukung kabel UTP antara lain Crimp Tool dan connector RJ-45.. Crimp tool / Crimping tool adalah alat untuk
memasang kabel UTP ke konektor RJ-45 / RJ-11 tergantung kebutuhan. Bentuknya macam – macam ada yang besar dengan fungsi yang banyak, seperti bisa memotong kabel, mengupas dan lain sebagainya. Ada juga yang hanya diperuntukan untuk crimp RJ-45 atau RJ-11 saja.
2.Optical Media

           Ada tiga jenis kabel fiber optic yang biasanya digunakan, yaitu single mode, multi mode dan plastic optical fiber yang berfungsi
sebagai petunjuk cahaya dari ujung kabel ke ujung kabel lainnya. Dari transmitter^ receiver, yang mengubah pulsa elektronik ke cahaya dan sebaliknya, dalam bentuk light-emitting diode ataupun laser. Kabel fiber optic single mode merupakan fiber glass tunggal dengan diameter 8.3 sampai 10 mikrometer, memiliki satu jenis transmisi yang dapat mengantarkan data berkapasitas besar dengan kecepatan tinggi untuk jarak jauh, dan membutuhkan sumber cahaya dengan lebar spektrum yang lebih kecil. Kemampuan kabel jenis single mode dalam mengantarkan transmisi adalah 50 kali lebih cepat dari kabel jenis multimode, karena memiliki core yang lebih kecil sehingga dapat menghilangkan setiap distorsi dan pulsa cahaya yang tumpang tindih.
Kabel fiber optic multimode terbuat dari fiberglass dengan diameter lebih besar, yaitu 50 sampai dengan 100 mikrometer yang dapat mengantarkan data berkapasitas besar dengan kecepatan tinggi untuk jarak menengah. Apabila jarak yang ditempuh lebih dari 3000 kaki, akan terjadi distorsi sinyal pada sisi penerima yang mengakibatkan transmisi data menjadi tidak akurat.
Sedang plastic optical’fiber adalah kabel berbasis plastik terbaru yang menjamin tingkat performa yang sama dengan fiber glass dalam jarak pendek dengan biaya yang jauh lebih murah. Saat ini, fiber optic telah digunakan sebagai standar kabel data dalam biding physical layer telekomunikasi atau jaringan, seperti perangkat TV kabel, juga sistem keamanan yang menggunakan Closed Circuit Television (CCTV), dan lain sebagainya Bahan dasar dari optical media adalah kaca dengan ukuran yang sangat kecil (skala mikron).Biasanya dikenal dengan nama fibreoptic (serat optic).Data yang dilewatkan pada medium ini dalam bentuk cahaya (laser atau inframerah)
Satu buah kabel fibre optic terdiri atas dua fiber,satu berfungsi untuk Transmit (Tx) dan satunya untuk Receive (Rx) sehingga komunikasi dengan fibre optic bisa terjadi dua arah secara bersama-sama (full duplex).
·         ST Konektor biasanya dipakai untuk yang singlemode
·         SC konektor biasanya dipakai untuk yang multimode
berikut gambarnya :
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3PCUI_0YJ_pDpoDYLOSXjlWW_Jy8HR6NBIUVzGdG6yAiQTg3539oe-O9Yv_Dz4WnddaphoianeHmzEtlaNzoczMbwE6-DAP5v445YpRhB-i0xZN-p2zbNYr3LVJH36ujervlXJ93f5iM/s1600/E.jpg
      
3. Media Transmisi Unguided (HARDWIRE)
Suatu media transmisi data yang tidak memerlukan kabel dalam proses transmisinya, media unguided/wireless ini memanfaatkan sebuah antena untuk transmisi di udara, ruang hampa udara, atau air.Untuk transmisi, Antena menyebarkan energy elektromagnetik ke dalam media (biasanya udara), sedangkan untuk penerimaan sinyal, antena menangkap gelombanvg elektromagnetikdari media. Pada dasarnya terdapat dua jenis konfigurasi untuk transmisi wireless, Unguided media atau komunikasi tanpa kabel mentransmisikan gelombang elektromagnetik tanpa menggunakan konduktor secara fisik. Sinyal dikirimkan secara broadcast melalui udara (atau air, dalam beberapa kasus). Media tranmisi ini dapat menggunakan wireless atau menggunakan satellite

Gambar 8. Aplikasi nyata media transmisi wireless yang sering kita  jumpai
Media unguided mentransmisikan gelombang electromagnetic tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optik. Contoh sederhana adalah gelombang radio seperti microwave, wireless mobile dan lain sebagainya. Media ini memerlukan antena untuk transmisi dan penerimaan (transmiter dan receiver). Ada dua jenis transmisi, Point-to-point (unidirectional) yaitu dimana pancaran terfokus pada satu sasaran. Broadcast (omnidirectioanl) yaitu dimana sinyal terpancar ke segala arah dan dapat diterima oleh banyak antena. Tiga macam wilayah frekuensi, antara lain:
·         Gelombang mikro (microwave) 2 – 40 Ghz
·         Gelombang radio 30 Mhz – 1 Ghz
·         Gelombang inframerah
Untuk media tidak terpandu (unguided), transmisi dan penerimaan dapat dicapai dengan menggunakan antena. Untuk transmisi, antena mengeluarkan energi elektromagnetik ke medium (biasanya udara) dan untuk penerimaan, antena mengambil gelombang elektomagnetik dari medium sekitarnya. Media transmisi tidak terpandu (unguided) terbagi atas empat bagian yaitu:
·         Gelombang Mikro Terrestrial (Atmosfir Bumi)
·         Gelombang Mikro Satelit
·         Radio Broadcast
·         Infra Merah
Gelombang Mikro Terrestrial
Tipe antena gelombang mikro yang paling umum adalah parabola 'dish'. Ukuran diameternya biasanya sekitar 3 m. Antena pengirim memfokuskan sinar pendek agar mencapai transmisi garis pandang menuju antena penerima. Antena gelombang mikro biasanya ditempatkan pada ketinggian tertentu diatas tanah untuk memperluas jarak antara antena dan mampu menembus batas. Untuk mencapai transmisi jarak jauh, diperlukan beberapa menara relay gelombang mikro, dan penghubung gelombang mikro titik ke titik dipasang pada jarak tertentu.
Kegunaan sistem gelombang mikro yang utama adalah dalam jasa telekomunikasi long-haul, sebagai alternative untuk coaxial cable atau serat optic. Fasilitas gelombang mikro memerlukan sedikit amplifier atau repeater daripada coaxial cable pada jarak yang sama, namun masih memerlukan transmisi garis pandang. Gelombang mikro umumnya dipergunakan baik untuk transmisi televisi maupun untuk transmisi suara.
Pengguna gelombang mikro lainnya adalah untuk jalur titik-titik pendek antara gedung. Ini dapat digunakan untuk jaringan TV tertutup atau sebagai jalur data diantara Local Area Network. Gelombang mikro short-haul juga dapat digunakan untuk aplikasi-aplikasi khusus. Untuk keperluan bisnis dibuat jalur gelombang mikro untuk fasilitas telekomunikasi jarak jauh untuk kota yang sama, melalui perusahaan telepon local.
Transmisi gelombang mikro meliputi bagian yang mendasar dari spectrum elektromagnetik. Frekuensi yang umum di gunakan untuk transmisi ini adalah rentang frekuensi sebesar 2 sampai 40 GHz. Semakin tinggi frekuensi yang digunakan semakin tinggi potensial bandwidth dan berarti pula semakin tinggi rate data-nya. Sama halnya dengan beberapa sistem transmisi, sumber utama kerugian adalah atenuansi. Sehingga repeater dan amplifier ditempatkan terpisah jauh dari sistem gelombang mikro biasanya 10 sampai 100 km. Atenuansi meningkat saat turun hujan khusunya tercatat diatas 10 GHz. Sumber gangguan-gangguan yang lain adalah interferensi. Dengan semakin berkembangnya popularitas gelombang mikro, daerah transmisi saling tumpang tindih dan interferensi merupakan suatu ancaman. Karena itu penetapan band frekuensi diatur dengan ketat.
Band yang paling umum untuk sistem telekomunikasi long-haul adalah band 4 GHz sampai 6 GHz. Dengan meningkatkan kongesti (kemacetan) pada frekuensi-frekuensi ini, sekarang digunakan band 11 GHz. Band 12 GHz digunakan sebagai komponen sistem TV kabel. Saluran gelombang mikro juga digunakan untuk menyediakan sinyal-sinyal TV untuk instalasi CATV local; sinyal-sinyal yang kemudian didistribusikan kepelanggan melalui kabel coaxial. Sedangkan gelombang mikro dengan frekuensi lebih tinggi digunakan untuk saluran titik ke titik pendek antar gedung. Biasanya digunakan band 22 GHz. Frekuensi gelombang mikro yang lebih tinggi lagi tidak efektif untuk jarak yang lebih jauh, akibat meningkatnya atenuansi, namun sangat sesuai untuk jarak pendek. Sebagai tambahan, semakin tinggi frekuensi, antenanya akan semakin kecil dan murah.
Wireless Media ( Media Tanpa Kabel )

Saat ini sudah banyak digunakan jaringan tanpa kabel (wireless network), transmisi data menggunakan sinar infra merah atau gelombang mikro untuk menghantarkan data. Walaupun kedengarannya praktis, namun kendala yang dihadapi disini adalah masalah jarak,bandwidth, dan mahalnya biaya. Namun demikian untuk kebutuhan LAN di dalam gedung, saat ini sudah  dikembangkan teknologi wireless untuk Active Hub (Wireless Access Point) dan Wireless LAN Card (pengganti NIC), sehingga bisa mengurangi semrawutnya kabel transmisi data pada jaringan komputer. Wireless Access Point juga bisa digabungkan (up-link) dengan ActiveHub dari jaringan yang sudah ada. Media transmisi wireless menggunakan gelombang radio frekuensi tinggi. Biasanya gelombang elektromagnetik dengan frekuensi 2.4 Ghz dan 5 Ghz. Data-data digital yang dikirim
melalui wireless ini akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik ini

Jumat, 08 Januari 2016

Cara Buat Diagram

Cara Buat Diagram

1. Letakkan kursor di tempat diagram atau grafik akan ditempatkan.
2. Klik menu "Insert"
3. Klik "Chart"
4. Muncul dialog box "Insert Chart". Pilih jenis dan bentuk grafik dan kolom yang diinginkan. Lalu klik "OK"


5. Pada layar akan muncul tampilan dokumen word dan lembar kerja excel secara berdampingan. Dokumen word menjadi tempat grafik sedangkan lembar kerja excel merupakan tempat entri data yang akan dijadikan grafik.


6. Masukkan data pada cell di lembar kerja excel. Input data bisa dilakukan secara manual (mengetik satu persatu) atau copy paste jika sebelumnya sudah memiliki data yang berbentuk tabel.
7. Jika data sudah dimasukkan semua (dalam excel), Ms. Excel dapat ditutup atau diminimize. Jangan lupa perhatikan garis bantu biru yang terdapat pada excel. garis tersebut merupakan pembatas kolom dan baris data yang dijadikan grafik. Geser garis tersebut menyesuaikan data.
8. Untuk memberi judul tabel klik menu Layout > Chart Title > Above Chart. Kemudian edit "Chart Title" yang muncul di atas grafik.
9. lakukan berbagai edit / penyesuaian mulai dari menambahkan Axis Title, merubah posisi Legenda, merubah bentuk dan warna grafik, merubah ukuran grafik, mengatur rentang nilai yang ditampilkan dan lain sebagainya.

Cara Buat Header

klik menu “insert” dan temukan “header” dan klik, pilih blank. Seperti gambar dibawah ini
Insert Header Microsoft Word

Maka bagian “header” dan “footer” terbuka, tetapi anda akan difokuskan pada header. Pada bagian header akan ada tulisan “[Type here]” hapus itu dan ketikkan “Windu Saputra” sebagai contoh header kita kali ini, anda bisa mengatur tulisannya sesuka kalian, sehingga penampakkannya akan menjadi seperti ini.

Design Option Microsoft Word
Ketika sedang membuat header maka menu “Design” akan ada yang ditunjukkan oleh kotak hitam diatas, jika header di close dalam artian kita sudah tidak bekerja pada header, maka menu tersebut otomatis akan hilang.
Nah pada menu “design” tersebut terdapat bagian “options” seperti yang beri tanda kotak diatas yang dimana terdapat beberapa pilihan yang dapat dicentang.
Jika “Different First Page” di  centang maka header pada halaman pertama akan kosong,jika “Different Odd & Even Pages” dicentang maka header pada halaman genap akan kosong, yang terakhir jika “Show Document Text” dihilangkan centangnya maka isi atau content akan kosong. Kalian bisa cobak satu – satu sesukanya supaya gampang mengerti.
Nah untuk membuat header hanya pada halaman pertama saja, kita centang “Different First Page” dan untuk “Show Document Text” centang saja supaya textnya kelihatan. Kan Header untuk halaman pertama sudah hilang tuh. Seperti dibawah
Header Area Microsoft Word

Kemudian hapus header pada halaman kedua, maka untuk halaman seterusnya headernya akan hilang juga. Lihat dibawah ini
Header Page 2 Microsoft Word

Jadinya semua header hilang kan? trus yang kita lakukan adalah kembali ke halama pertama, trus tulis kembali header seperti yang tadi yaitu dengan menulis “Windu Saputra“, maka hasilnya akan seperti dibawah ini, warnanya sedikit di ganti supaya beda dengan aja :). Berhasil sudah untuk membuat header hanya di halaman pertama.
Header Windu Saputra Microsoft Word

Cukup rumit bukan ? yap rumit karena itu cara ketika saya bingung membuatnya dikantor saat itu. Sekarang saya kasik tahu cara yang mudah tidak perlu ribet sepeti di atas
Pertama buat dulu text “aaa” seperti tadi juga, pilih menu “insert” klik “header” dan pilih yang “blank
Header Type Here

Lalu hapus “[Type here]” sehingga tulisan tersebut hilang disemua header. Kemudian centang “Different First Page“. Terakhir ketik kembali “Windu Saputra” untuk dijadikan header. Hasilnya seperti dibawah ini
Header Windu Saputra

Tekan “Close header & footer” seperti yang di beri kotak biru di atas, untuk keluar dari header. Selamat anda sudah berhasil membuat header pada halaman pertama di Microsoft Word :)

Sistem Operasi

Sistem operasi merupakan software (perangkat lunak) yang digunakan untuk mengatur semua sumber daya dalam komputer. Tugas atau fungsi sistem operasi misalnya mengontrol penyimpanan data dan mengatur kerja perangkat keras. Dapat dikatakan bahwa komputer tidak dapat membantu kerja manusia jika tidak ada sistem operasi. Hal ini disebabkan sistem operasi adalah tempat meletakkan program aplikasi.

Operating System (OS) merupakan kumpulan dari beberapa perintah atau program pengendalian komputer yang sudah dibuat oleh pabrik komputer dengan memperhatikan bentuk dan cara kerja dari hardware (perangkat keras) yang mereka miliki.


B. Tugas Sistem Operasi Komputer

Sistem operasi (operating system) adanya komunikasi antara pengguna komputer dengan komputer, sehingga komputer dapat menjalankan instruksi yang diberikan dan menghasilkan keluaran (ouput) yang diharapkan. Adapun tugas dan fungsi sistem operasi dalam sistem komputer adalah:

1.    Mengelola Program
Dewasa ini komputer menjadi alat bantu hebat karena komputer mampu menangani beberapa pekerjaan sekaligus. Hal ini sesuai dengan keinginan pengguna komputer yang rata-rata menggunakan banyak program aplikasi sekaligus. Pemakaian sumber daya untuk menangani program aplikasi ditangani oleh sistem operasi. Sistem operasi memungkinkan suatu program aplikasi tetap berjalan meskipun ada program aplikasi lain yang mengalami gangguan (error).

2.    Mengelola Memori
Kapasitas memori (Random Access Memory/RAM) sangat terbatas. Misalkan semua kapasitas RAM telah digunakan untuk menjalankan program aplikasi tetapi pemakai komputer akan menjalankan satu lagi program aplikasi. Komputer akan menggunakan sebagian kapasitas hard disk untuk menjalankan program aplikasi tambahan ini. Pengalihan beban kerja dari RAM ke hard disk dilakukan oleh sistem operasi.

3.    Menyediakan Antarmuka Pengguna (User Interface)
Sistem operasi menyediakan sarana yang dapat digunakan oleh pengguna komputer. Sarana ini digunakan untuk memerintah komputer. Misalnya saat Kita menggunakan sistem operasi Windows XP. Sistem operasi ini menyediakan user interface berupa simbol, gambar, atau ikon. Ikon atau gambar ini dapat Kita klik sehingga komputer melakukan tugas sesuai keinginan Kita.

C. Jenis Sistem Operasi Komputer

Di pasaran tersedia banyak sistem operasi. Kita dapat memilih sistem operasi LINUX, Microsoft Windows, atau sistem operasi yang lain. Untuk mengetahui beberapa sistem operasi, simak uraian berikut.

1.    Sistem Operasi MS-DOS
Sistem operasi MS-DOS dikembangkan oleh Bill Gates dan Paul Allen pada tahun 1981. Meskipun dirasa kurang populer, Anda masih dapat menemukan MS-DOS dalam sistem operasi Microsoft Windows. Jika Anda menggunakan sistem operasi Microsoft Windows XP, MSDOS yang digunakan berupa versi 5.1.2600. MS-DOS bersifat single tasking.

2.    Sistem Operasi Microsoft Windows
Dapat dikatakan bahwa sistem operasi Microsoft Windows mendominasi dunia komputer. Penggunaan ikon atau gambar sebagai antarmuka (interface) membuat sistem operasi ini begitu mudah digunakan. Sistem operasi ini bersifat multitasking dan multiuser. Tidak heran, sistem operasi Microsoft Windows sangat digemari. Bahkan, hingga saat ini telah lahir berbagai versi sistem operasi Microsoft Windows

3.    Sistem Operasi Mac OS
Mac OS kependekan dari Macintosh Operating System. Sistem operasi berbasis GUI ini dirilis oleh perusahaan Apple Computer pada tahun 1984. Saat itu, teknologi Mac OS dianggap paling maju. Sayang, kehebatan ini tidak dapat dipertahankan. Tahun-tahun berikutnya Mac OS kalah bersaing dengan Microsoft Windows. Hingga saat ini Mac OS masih disempurnakan agar dapat bersaing dengan Microsoft Windows.

4.    Sistem Operasi UNIX
Sistem operasi UNIX dikembangkan oleh perusahaan AT&T Bell Laboratories. UNIX digunakan untuk menjalankan jaringan komputer. Awalnya UNIX merupakan sistem operasi jenis Command line interface. Keadaan ini menyulitkan bagi pengguna (user) baru. Untuk memudahkan penggunaan, sekarang UNIX juga disediakan dalam versi Graphical User Interface.

5.    Sistem Operasi LINUX
LINUX merupakan pengembangan dari UNIX. Sistem operasi ini awalnya dibuat oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa di Finlandia. LINUX yang dibuat pada tahun 1991 kemudian dikembangkan oleh programmer-programmer di dunia.